Tutorial Mikrotik: Android
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Juni 2017

Cara Memblokir Aplikasi Game dengan Router Mikrotik

Gimana ya apabila anda menjadi sebuah admin jaringan disuatu tempat kerja, tapi banyak karyawan yang nyeleneh alias suka nyuri-nyuri waktu kerja buat main game online di hp, atau bahkan sebagian besar dari mereka kecanduan bermain game online.

Sedangkan anda ditugaskan oleh bos untuk memblokir akses game online yang membuat para karyawan kurang tanggung jawab dengan kewajiban kerjanya masing-masing. Nah caranya insyallah akan dibahas di postingan kali ini.

Aplikasi-aplikasi game yang akan menjadi target untuk diblokir aksesnya adalah contoh aplikasi seperti Clash of Clans untuk game online lainnya bisa dicoba sendiri dengan mengikuti cara yang sama hanya ada beberapa yang dibedakan.

Disini saya akan mencontohkannya melalui aplikasi putty atau via telnet. Disini saya hanya akan memberi contoh Cara Memblokir Aplikasi Game di Router Mikrotik, jadi pastikan bahwa router sudah terkoneksi ke internet beserta pemberian ip dynamic/static ke client.

1. Step One
Buka winbox/putty, disini saya akan menggunakan putty untuk mengakses routerboardnya, seperti biasa kolom host name or ip address diisi dengan ip gateway router dan type koneksi menggunakan telnet (terserah).


2. Step Two 
Apabila berhasil akses maka seperti biasa akan dimintai usename dan password isi sesuai pada router anda.Apabila berhasil akses maka seperti biasa akan dimintai usename dan password isi sesuai pada router anda.


3. Step three
Apabila anda sudah bisa login langsung saja kita mulai konfigurasi firewall untuk memblokir akses beberapa aplikasi game. Buka menu Filter Rule pada IP --> Firewall. Tambahkan sebuat rule baru. Dengan mengisi :

[admin@Ariefsofyan] /ip firewall filter> add chain=forward src-address=192.168.1.0/24 protocol=tcp dst-port=9330-9340 in-interface=ether1 out-interface=ether2 action=drop


Berikut dibawah ini penjelasan command diatas :
  • Chain diisi dengan forward karena paket pada aplikasi game tersebut melewati router bukan paket yang masuk dan juga keluar
  • Src address diisi dengan ip atau network target, yang nantinya si target tidak akan bisa mengakses aplikasi game online tersebut. Apabila kita isi dengan ip maka hanya ip itu sendirilah yang kena blok tapi kalau kita memakai network maka semua ip yang termasuk kedalam network tersebut akan terkena blok.
  • Protocol diisi dengan tcp, ya memang game clash of clans menggunakan protocol tcp !! bukan udp
  • Port diisi dengan port number dari 9330 sampai 9340 karena akses aplikasi clash of clans menggunakan port demikian
  • In-interface diisi dengan interface yang menuju ke client/ ke target. Disini target saya terletak pada interface ether1
  • Out interface diisi dengan interface yang menjadi sumber akses internet si client. Disini saya mendapatkan internet dari interface ether2
  • Action diisi dengan drop karena ya... pastilah kawan-kawan tau kenapa diisi dengan action drop. Agar akses ditolak atau tidak diizinkan maka si router akan membuang paket tersebut.

4. Step Four
Terkadang apabila anda hanya mengkonfigurasi rule untuk memblok suatu akses bedasarkan pengalaman saya rule tersebut tidak berjalan dengan lancar ia akan memblok akses diluar dugaan admin. Tapi kasus seperti ini jarang terjadi. Disini saya hanya untuk mengantisipasi saja kita perlu membuat rule terakhir setelah membuat banyak rule untuk blok akses. Rule terkahir yang akan kita buat adalah rule yang akan mengizinkan semua akses selain dari akses bloking yang telah dibuat. Mudah saja membuatnya hanya dengan command dibawah ini:

[admin@Ariefsofyan] /ip firewall filter> add chain=forward action=accept

jika semua step diatas dilakukan dengan benar maka saat si client ingin mengakses aplikasi game tersebut maka pada tampilan aplikasi game hanya akan menampilkan loading login ke game dan tidak akan bisa masuk:



Keadaan tampilan pada aplikasi tidak akan berubah dan akan terus loading. Aplikasi tidak akan memberi notifikasi NO INTERNET CONNECTION tapi ia akan terus loading dan berusaha untuk masuk ke dalam game. 

Kenapa tidak timbul notifikasi seperti diatas karena aplikasi ini mendeteksi bahwa masih ada koneksi internet hanya saja port yang menuju server game tersebut sudah ditutup oleh routerboard mikrotik anda.

Gimana? mudah bukan memblokir akses suatu aplikasi game. Apabila anda ingin menambah blokir aplikasi game yang lainnya tinggal menambah rule pada firewall sama caranya seperti diatas yang dibedakan hanyalah port-number game yang ingin diblok. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat. :)

Ditulis oleh :

Arief Sofyan, SMK Madinatulquran

Senin, 04 Mei 2015

Cara Mudah Setting Mikrotik Menggunakan Android via Webfig

Webfig adalah salah satu fitur pada Mikrotik yang dapat kita manfaatkan untuk Setting Mikrotik di Android via Web Browser. Dengan menggunakan Webfig, kita dapat mengkonfigurasi Mikrotik tanpa Winbox, namun masih menyuguhkan tampilan Graphical User interface (GUI) sehingga tetap mudah digunakan untuk setting Mikrotik. 

Webfig dapat digunakan di hampir semua gadget yang mempunyai web browser. Webfig sangat mudah digunakan untuk setting Mikrotik di Android, Linux, MacOS, dan Operating System lain yang tidak bisa menggunakan Winbox. 

Pada Android sendiri ada beberapa cara untuk meremote Mikrotik, seperti yang sudah saya bahas pada artikel sebelumnya tentang :

Dua cara di atas memang dapat kita gunakan untuk setting Mikrotik di Android, namun ada beberapa kelemahan dan kekurangan dari kedua cara tersebut. Mulai dari hanya dapat menggunakan command line untuk SSH, hingga menu yang terbatas pada aplikasi Winbox Android. 

Nah, untuk mengatasi keterbatasan tersebut kita bisa gunakan Webfig, dimana penggunaan Webfig di Android sangat mudah dan praktis karena tidak perlu menginstall aplikasi tambahan. Kita tinggal gunakan saja Web browser yang sudah ada di Android untuk mengakses Webfig dan meremote Mikrotik.

Oke, cukup basa-basi nya, sebelum mulai basi mari kita lanjut ke Tutorial Mikrotik nya :D
1. Pastikan WiFi Mikrotik Anda sudah on dan bisa diakses oleh Android.

2. Koneksikan Android ke Wifi Mikrotik.

3. Buka Web Browser pada Android.

4. Masukkan alamat IP Mikrotik di Address Bar Browser.

 
5. Halaman Webfig akan muncul dan meminta kita untuk memasukkan data Login Mikrotik.

6. Masukkan Username dan Password Mikrotik --> Klik Login

7. Setelah berhasil login, kita bisa mengkonfigurasi Mikrotik dengan mudah menggunakan Webfig ini.


8. Selamat, kini Anda bisa Setting Mikrotik dengan mudah tanpa perlu repot-repot menggunakan Laptop/PC :D

Oke, cukup sekian saja Tutorial Mikrotik tentang Cara Mudah Setting Mikrotik Menggunakan Android via Webfig. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
 
 

Cara Setting Mikrotik Menggunakan Android via SSH

Meremote Mikrotik untuk melakukan Setting Mikrotik dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti yang sudah pernah saya bahas pada artikel sebelumnya tentang 4 cara mengakses MikroTik, Hal serupa juga dapat dilakukan dengan menggunakan Smartphone. Kita bisa meremote Mikrotik Menggunakan Smartphone Android, baik menggunkan aplikasi seperti Winbox, via web browser (webfig), maupun via SSH.

Kali ini saya akan membahas Tutorial Mikrotik tentang Cara Setting Mikrotik Menggunakan Android via SSH. Kenapa SSH? Karena lebih aman dan enteng. Selain itu kita juga dapat mengasah kemampuan kita dalam menggunakan Command Line Mikrotik :D.

1. Pada Android, Buka Google Play dan Search Aplikasi dengan keyword SSH


2. Pilih Salah satu aplikasi SSH Client. Disini saya contohkan menggunakan Aplikasi JuiceSSH. Install dan Buka Aplikasinya.

3. Klik icon petir di kanan atas, Masukkan Data Login Mikrotik dengan format :
username@alamatIPMikrotik:22

4. Contoh nya sebagai berikut :

5. Kemudian akan muncul notifikasi Host Verification. Pilih opsi Accept.

6. Masukkan Password Mikrotik nya.

7. Mikrotik sudah bisa di-remote di Android via SSH.

8. Nah, sekarang kida bisa mengkonfigurasi Mikrotik menggunakan Command Line di Android.

Oke cukup sekian Tutorial Mikrotik Indonesia tentang Cara Setting Mikrotik Menggunakan Android via SSH. 
Oya, jika menurut anda Setting Mikrotik via SSH terlalu ribet dan susah. Anda bisa coba Setting Mikrotik di Andorid menggunakan Winbox Android atau menggunakan webfig di Android.
Selamat Mencoba :).

Minggu, 03 Mei 2015

Download Winbox Mikrotik untuk Android

Smartphone Android dapat digunakan untuk setting Mikrotik. Sekarang ini sudah ada beberapa Apliksi Android untuk Setting Mikrotik yang bisa kita download Gratis di Google Play. Dengan demikian semakin mempermudah kita untuk mengkonfigurasi Mikrotik menggunakan Android tanpa perlu repot-repot membuka PC/Laptop.

Oke langsung saja kita bahas Cara Download Winbox Mikrotik untuk Android :
1. Pada Android buka Google Play


2. Search Aplikasi dengan kata kunci Winbox. Ada beberapa Aplikasi Android Winbox yang dapat kita gunakan. Saya rekomendasikan menggunakan TikTool, karena fitur nya yang cukup lengkap dari apliksi lain nya.

3.  Install TikTool --> Buka Aplikasi TikTool. Kita akan diminta untuk mengaktifkan IP Service API.


4. Pastikan IP Service API Mikrotik sudah dalam kondisi enabled. Jika belum, Download Winbox --> buka Winbox --> Masuk ke menu IP --> Service --> api --> enable (centang)


5. Kembali ke TikTool --> Masukkan data Mikrotik yang ingin di remote


6. Coba Login ke Mikrotik via TikTool


7. Berikut ini tampilan menu Mikrotik RouterOS yang ada di TikTool. Menu dengan warna font biru berarti belum bisa digunakan atau ada fitur yang belum bisa digunakan.


8. Berikut contoh tampilan daftar interface pada TikTool. Icon Hijau berarti Konek, sementar icon orange berarti ga konek.


Masih banyak fitur lain yang bisa kita gunakan untuk setting Mikrotik di Android menggunakan TikTool. Silakan anda explore dan praktekkan sendiri.