Tutorial Mikrotik: Mikrotik
Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2017

Remote Mikrotik Menggunakan Domain Sendiri

Untuk melakukan proses remote Router mikrotik dari Internet menggunakan Domain sendiri yang harus di persiapkan yaitu :
- OS Mikrotik Versi 6.14 keatas, sebab versi dibawah 6.14 belum terdapat fitur IP Cloud.
- Domain dan Hosting pastinya



Untuk topologynya kira" seperti dibawah ini,  



#Note : 
   - Mikrotik harus terhubung secara langsung ke Internet "menggunakan IP Public Static / Dynamic"
   

Langkah yang dilakukan pada Mikrotik GW
- Saya asumsikan bahwa RB Mikrotik telah terhubung ke Internet.
- Mengaktifkan IP Coud atau yang sering disebut DDNS oleh  para praktisi Network Engineer 



- Pengenalan IP Cloud  Mikrotik
1.  Router Mikrotik akan  melakukan proses request nama DNS ke IP Cloud Server yang nama domain tersebut akan kita gunakan untuk melakukan proses remote ke Mikrotik ataupun Server. 
(Contoh nama DNS yang disediakan mikrotik.com : 123456789abc.sn.mynetname.net)
2.  Format penamaan domain yang di-generate berdasarkan serial number routerboard yang kita pakai seperti [SN RouterBoard].sn.mynetname.net.
4.  Router akan memeriksa perubahan IP Public setiap 1 menit dan melakukan update IP ke IP Cloud server. 
5.  Request DDNS mikrotik pakai protocol UDP port 39752. Pastikan firewall mikrotik Anda tidak memblock protokol dan port itu.



- Kita dapat mencoba melalui browser yang ada pada Gadget kita






Langkah yang dilakukan pada Hosting
- Login ke CPanel > Simple zone editor

- Pada kolom name isi sesuai keingin anda disini saya mencoba menggunakan nama "mikrotikindo" dan secara otomastis akan ditambahkan dengan nama Domain yang telah di integrasikan pada hosting.

- Pada kolom CNAME masukkan nama IP Cloud Mikrotik 
- Klik Add CNAME Record




- Lakukan proses testing 


- Okay sekian dari saya

Thanks a lot. ^_^

"Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya - Ali bin Abi Thalib"


Senin, 13 Februari 2017

Menggabungkan RB Mikrotik dan AP Cisco

Selamat malam Mikrotikers!

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial mengenai
bagaimana cara meng-combine Router sejuta umat yaitu Mikrotik dengan
access point dari Vendor Cisco yang bernama Aironet hmmmmm.....
Baru pertama kali megang kek gini ^_^

okay langsung saja kita akan menjelaskan sedikit mengenai Access Point (AP) Aironet dari Cisco tersebut

Perkenalan dengan Cisco Access-Point Aironet
Didalam Cisco Aironet ada 2 mode untuk pengoperasionalnya, yaitu

1. Leighweight Access Point (LAP), didalam LAP untuk pengoperasionalnya menggunakan Controller untuk sentralisasi manajemen AP yang di sebut dengan WLC
2. Autonomous Access Point (AAP) atau terkadang sih disebut dengan istilah "Standalone"  ^_^, didalam AAP tidak dibutuhkan Controller, jadi tiap AP memiliki manajemen masing-masing

Untuk  menjadikan Access Point menjadi AAP kita membutuhkan IOS khusus yang mendukung AP tersebut.
karena pada AP Aironet terdapat 2 mode operasional sebagaimana yang telah saya paparkan sebelumnya,

1. IOS yang mendukung LAP di penamaan IOS ada kode W8
2. IOS yang mendukung AAP di penamaan IOS ada kode W7

Untuk lebih detailnya silahkan merujuk ke Link Ini


Untuk topology yang akan kita pratikkan kali ini yaitu Mode Operasional AAP dan bentuk dari topologynya sebagai berikut :



Langkah yang dilakukan pada Mikrotik GW
1. Disini saya menggunakan RB CCR1016-12G, Saya asumsikan bahwa Router GW telah terhubung ke Internet.


2. Membuat DHCP Server




Langkah yang dilakukan pada Cisco Aironet
1. Saya asumsikan AP Aironet telah menjadi standalone
    Config awal menggunakan Console untuk memberikan IP Address pada AP tersebut.
    Biasanya password default dari Aironet tersebut adalaha "Cisco"
 

   Pada Show version dapat dilihat bahwa IOS yang kami gunakan adalah versi /ap3g1-k9w7-        xx.153-3.JAB

- Menambahkan IP Address, dan pastikan statusnya UP   

- Selanjutnya kita akan melakukan Configurasi melalu Web base dengan menggunakan IP Address 192.168.0.253 yang telah di tambahkan pada AP tersebut.



Username : (Kosong)
Password : Cisco
Setelah Login

- Easy Setup   >  Network Configuration
- Tambahkan Default Gateway > Apply

- Disini saya menggunakan Cisco Aironet seri AIR-CAP3502E-C-K9 dual Band, oleh sebab itu saya akan meng aktifkan ke dua wireless tersebut

Penambahan wifi 2Ghz dengan SSID angel2ghz

Penambahan wifi 2Ghz dengan SSID angel5ghz

Seharusnya Kedua SSID yang telah kita tambahkan terdapat pada list tersebut


- Selanjutnya kembali ke tab Home > Radio0-802.11N 2.4Ghz > Setting > enable > apply

- Lakukan hal yang sama terhadap "Radio0-802.11N 5Ghz"



Note  : Jika pada saat apply tidak mendapat respone dari AP
            Lakukan proses Reboot atau Logout
            Setelah itu Login kembali 


- Pastikan semua berwarna hijau yang artinya AP 2Ghz dan 5Ghz telah aktif



- Untuk mengetahui apakah AP yang telah kita buat berhasil, saya sendiri telah menyediakan jenis Antena external yang mendukung dual band.


Terdapat dua SSID dengan dua Freq. yang berbeda


Menggunakan freq. 2Ghz


Menggunakan freq. 5Ghz


- Okay sekian dari saya

Thanks a lot. ^_^

"Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya - Ali bin Abi Thalib"



Selasa, 25 Oktober 2016

Cara Membuat Notifikasi SMS The Dude (Aplikasi Monitoring Jaringan)

Cara memonitor perangkat jaringan (Router, Switch, Server, dll), jika ada perubahan status perangkat misal dari up ke down dan sebaliknya maka akan ada notifikasi SMS yang masuk ke HP Anda. Hal ini bisa kita lakukan dengan bantuan Aplikasi monitoring jaringan Gratis buatan Mikrotik, yaitu The Dude.

Apa itu The Dude? Bagaimana Cara Install The Dude? Silakan baca artikel sebelumnya tentang The Dude Mikrotik :

Dari sini saya anggap Anda sudah bisa menginstall The Dude dan sudah membuat Network Map sesuai topologi jaringan Anda. Mulai dari sini kita akan langsung masuk ke Tutorial Cara Membuat Notifikasi SMS pada Aplikasi The Dude.

Apa saja yang perlu kita siapkan?

1. Aplikasi The Dude yang sudah terinstall dan siap digunakan (Bisa pakai versi lama atau baru)
2. Modem USB, untuk mengirim SMS
3. Aplikasi Plink SSH, untuk mengirim command dari The Dude ke Mikrotik via SSH

Langkah pertama 

Menginstall Modem USB di Mikrotik untuk mengirim SMS. Caranya sudah pernah saya bahas disini :

Langkah kedua

Membuat user dummy di Mikrotik yang akan digunakan untuk mengirim command SMS ke Mikrotik.
Silakan buat user baru dengan role/Group write.


Langkah ketiga

Copy plink.exe ke direktori c:\plink


Langkah keempat

Membuat notifikasi baru di The Dude. Buka The Dude --> Masuk ke menu Notifications --> Buat Notifikasi bar --> beri nama notifikasi nya misal "SMS Notification" --> centang Enabled --> Pilih type : execute locally

Pada kolom Command isikan script dengan format sebagai berikut :

C:\plink\plink.exe -ssh -l mikrotik_sms_username -pw mikrotik_sms_password mikrotik_sms_ipaddress "/tool sms send phone-number=nomorhpanda usbportnumber message=\"[Probe.Name] on [Device.Name] is now [Service.Status]\""



Langkah kelima

Terapkan (apply) notifikasi yang sudah dibuat ke Network Map yang ingin kita pantau perangkat nya. Masuk ke Network Map yang diinginkan --> klik menu Settings --> Masuk ke tab Polling --> centang Use Notifications --> centang SMS Notification.


Langkah keenam

Tes konfgurasi nya dengan mencoba meng-offline-kan (meng-down-kan) perangkat yang dimonitor. Jika Konfigurasi sudah benar, maka akan ada notifikasi SMS yang masuk ke HP Anda.

Langkah ketujuh

Dari contoh hasil notifikasi di atas ada 2 perangkat yang down, tapi notifikasi SMS yang masuk ada 10 SMS. Jika notifikasi yang masuk dirasa terlalu banyak, kita bisa kurangi hanya 1 SMS saya per perangkat, yaitu dengan hanya mengaktifkan service ping pada tiap perangkat yang dimonitor.
Caranya dengan dobel klik ke masing-masing perangkat --> Masuk ke tab Services --> Hapus semua service nya kecuali ping, atau sesuai keinginan Anda.


Selesai sudah Tutorial Cara Membuat Notifikasi SMS pada Aplikasi The Dude. Jika perangkat yang Anda Monitor sangat banyak, Anda bisa coba kolaborasikan dengan Notifikasi Email The Dude, caranya sudah pernah saya bahas disini :

Jika Tutorial Mikrotik ini dirasa kurang jelas, silakan Anda tonton video presentasi saya pada saat Mikrotik User Meeting (MUM) Indonesia 2016 di Jakarta berikut ini :

Cara Membuat Notifikasi SMS The Dude (Aplikasi Monitoring Jaringan)


Anda juga bisa download file Presentasi MUM ID 2016 saya disini :

Oke, selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)

Senin, 15 Agustus 2016

Download Aplikasi Android Tutorial Mikrotik Indonesia GRATIS!

Kabar Gembira bagi para pecinta Mikrotik, sekarang sudah rilis Aplikasi berbasis Android tentang Kumpulan Tutorial Mikrotik Indonesia. Belajar Mikrotik makin mudah dan menyenangkan dengan menggunakan Aplikasi Android Kumpulan Tutorial Mikrotik Indonesia. 


Belajar Mikrotik dengan Aplikasi Android Mikrotik Tutorial

Download Aplikasi Kumpulan Tutorial Mikrotik Indonesia GRATIS

Silakan download GRATIS Aplikasinya di Google Play Store, search dengan keyword "Tutorial Mikrotik", atau scan barcode pada gambar di atas. Atau bisa klik http://bit.do/mikrotikindo.

Apa saja fitur yang ada pada Aplikasinya? Penesaran kan? Makanya download aja dan cek sendiri fitur-fiturya :D

PENGUMUMAN :

Mohon maaf aplikasi tersebut sedang tidak bisa digunakan karena ada masalah di sisi server kami. Untuk perbaikan nya sepertinya perlu waktu yang cukup lama. Nanti akan kami infokan kembali jika aplikasi nya sudah dapat digunakan kembali.

Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Rabu, 03 Agustus 2016

Setting Point to Multi Point Menggunakan RB411AH

Selamat Siang pada artikel kali ini saya akan membahas tentang setting point to multipoint, sebelumnya pasti teman-teman sudah tau perbedaan antara point to point dengan point to multipoint, ijinkan saya mengulangi lagi point to point berarti satu point ke point lawannya sedangkan point to multipoint yaitu satu point ke banyak point yang bisa terhubung.

Pengerian PTMP

pengertian point to multipoint menurut wikipedia yaitu komunikasi yang dilakukan melalui tipe yang berbeda dari satu ke banyak koneksi, Point-to-multipoint yang paling banyak digunakan di Internet nirkabel (Wireless) dan IP telephony melalui frequency radio. Point-to-Multipoint juga sering disingkat P2MP, PTMP atau PMP.

Bahan yang disiapkan

dalam tutorial ini alat yang saya gunakan sebagai berikut:
Router Gateway:
  • RB750
Router sebagai AccesPoint :
  • RB411AH lengkap beserta (Minipci:XR5, Pigtail, Jumper Panel, Horn Besar, Box, Adaptor 3A, Poe)
  • Kabel Lan 
  • Antena Grid 24 dB
Untuk Client sebagai Station :
  • Groove lengkap beserta adaptor dan poe
  • Horn kecil
Untuk Client2 sebagai Station :
  • Groove lengkap beserta adaptor dan poe
  • Horn kecil

Topologi 



pada topologi di atas ada dua groove yang satu mendapatkan ip dari routerboard 750 dan yang satu nya dari RB411AH saya sengaja menggunakan kedua cara ini apabila ada kesalahan mohon bimbingannya :)

Ada 4 router yang akan kita konfigurasi berikut langkahnya

Konfigurasi Routerboard 750




Langkah pertama yang saya lakukan seperti gambar diatas, yaitu membuat rb750 bisa terkoneksi internet
  1. masukkan ip address (ether1:Internet, ether3:Local ada 2 ip )
  2. berikan ip dns 
  3. beri routing static
  4. cek ping google.com
  5. beri kan firewall agar bisa diakses mikrotik station

Konfigurasi RB411AH

  •  Pertama yaitu kita setting Bridge pada Port wlan1 dan ether1

  • Kita Setting Wireless

Mode                 : AP Bridge
Frequency          : (Tentukan)
SSID                  : (Tentukan)
Radio Name       : (Tentukan)


pada tab WDS
WDS Mode : Dynamic
WDS Default Bridge : (Bridge yg dibuat tadi)


Setting Ip addres, dns dan static route



Konfigurasi Groove (ip dari rb750)

Isi Frequency, dan scan list di rb411AH kemudian klik scan, dan Connect


ganti mode dengan station wds, tentukan radio name


pada tap WDS, WDS mode :Dynamic

Kita masukkan ip yg kita buat di rb750 tadi, masukan dns, dan static route, dan cek ping google atau etc

Konfigurasi Groove (ip dari RB411AH)

 Setting mode, frequency=rb411ah, scan list : antara frequency rb411ah


Tap WDS: Dynamic
wds default bridge : none

Kita dhcp client, sebelumnya dhcp server terlebih dahulu pada ether wlan di rb411AH, Setelah bound maka cek ping ke internet



beri ip address, sesuai gambar diatas, kemudian beri ip firewall nat agar ip local tersebut diubah seakan-akan ip publik yg sedang berselancar di google /internet, jika tidak anda dhcp server, maka beri ip static pada komputer/laptop anda


Ok selesai,
Jika ada kesalahan saya mohon maaf, dan mohon bimbingannya, ^_^